melayani pemasangan parabola - antena tv lokal digital - camera cctv - penangkal petir. sejabodetabek-banten. Jln.kali anyar raya no.30 Grogol Jakarta-barat. Phons : 021-56196303-60333566-085213179006. pin bb : 2aec49ee

Minggu, 21 April 2013

Cara Memasang parabola & setting antena parabola digital

Cara Memasang parabola & Setting Antena Parabola Digital 


  Punya antena parabola merek Matrix, Venus, Yuri, Falcom, hingga Andrew tapi belum tau/ awam cara pasang antena parabola sendiri, baik itu tipe ram/ jaring ataupun solid/ petal tanpa bantuan teknisi khusus antena parabola ? artikel ini bisa menjadi panduan awal buat anda yang sama sekali belum pernah mengenal cara seting antena parabola/ instalasi peralatan antena parabola digital namun berkeinginan untuk belajar hingga bisa atur/ pasang sendiri.

Cara Memasang & Setting Antena Parabola Digital
Cara Memasang & Setting Antena Parabola Digital

Awalnya anda harus membeli peralatan antena parabola (dish mesh/ jaringdish solid) terserah mau ukuran antena parabola yang kecil ataupun yang besar (cara mengetahui ukuran antena parabola bisa lihat di sini), disarankan untuk memulai dari peralatan parabola yang sering ditemui saat ini (dish 6 feet solid paling mudah di dapat untuk saat ini dengan merek matrix atau juga venus karena kedua merek itu yang paling sering di temui di setiap kota maupun di pelosok-pelosok Indonesia denga harga yang murah dan pas di kantong kalangan menengah kebawah dengan harga di kisaran Rp. 700 ribuan) berikut alat penerima/ receiver/ decoder DVBS (Digital Video Broadcasting Satellite), bagusnya receiver yang bisa blind scan/ mencari buta (receiver ini bisa mencari sendiri semua chanel yang ada di setiap satelit, untuk yang standar dengan harga murah bisa di cari Matrix Prolink HD Ethernet atau Venus HD, seri Skybox HD), Low Noise Block Frequensi(LNBF) ( LNBF C Band, LNBF KU Band) yang akan di letakkan di bagian atas dish/ antena parabola, merek bisa apa saja matrix, yuri, hansen, unisat, digisat, Fuji santech ( harga berfariasi mulai dari Rp. 200 ribu hingga di atas Rp. 500 ribu) dan merek lainya yang ada di pasaran.

Peralatan pelengkap yang harus disediakan untuk instalasi antena parabola :


Kunci Ring, pas ukuran 10, 17, 19 (kebanyakan ukuran ini yang di pakai pada antena parabola)

Obeng (akan di gunakan pada pengaturan LNB)

Kompas (untuk menentukan perkiraan arah mata angin/ menentukan arah antena parabola pada awalnya ke Barat, Timur, Utara dan Selatan, LNBF C band arah 0 ke Barat, LNB KU band arah connector ke Utara mata angin).


8 langkah pasang/ atur antena parabola sendiri yang harus diikuti setelah kita merangkaikan antena parabola menjadi satu bagian yang sebelumnya dibeli dalam keadaan terpisah-pisah. Langkah-langkahnya sebagai berikut :


Tanamkan tiang penyangga/ dudukan mounting antena parabola, tancapkan tegak lurus dengan cara harus di lihat dari sudut yang berbeda juga. (pilih lokasi untuk menempatkan antena yang disekitarnya bebas dari halangan, tembok, pohon, dll yang bisa menghalang arah pencarian nantinya ).

Letakkan dish/ antena parabola pada dudukan dish yang di pancangkan terlebih dahulu ( apabila anda menggunakan bahan semen pada dasar tiang, anda harus menunggu sampai semennya keras dan siap untuk di letakkan antena parabolanya ). Usahakan posisi dish tegak lurus.

Agak kencangkan baut-baut penahan yang ada di pangkal antena (adanya di bagian mounting) yang di letakkan sesuai tahap 2 supaya bisa di gerak-gerakkan untuk mencari arah mata angin Barat, Utara juga sudut kemiringan antena terhadap garis katulistiwa.

Pasangkan LNB di antenna parabola dilanjutkan dengan memasangkan konektor F untuk menghubungkan antena ke receiver.

Hubungkan konektor F dari antena ke receiver (hubungkan juga kabel dari receiver ke monitor tv pakai vga, component, HDMI cable).

Atur satelit/ parameter transponder satelit, chanel yang akan kita cari, masukkan salah satu chanel untuk di jadikan acuan untuk mendapatkan chanel satelit yang akan kita tampilkan (pada kolom bagian atas itu untuk melihat kekuatan signal LNB (kwantitas signal), kolom di bawahnya untuk melihant kekuatan signal (kwalitas signal) dari chanel yang akan kita cari/ tampilan ini sering ditemui pda receiver biasa (DVB Mpeg-2) kalau menggunakan LNBF C Band maka pengaturan Freq. LO (Local Oscilator) LNB pilih 5150 atau 5157 untuk tipe One Cable solution (OCS) LNB, universal 9750/10600 untuk LNBF jenis Ku band offset/ prime focus, pilih 9750 untuk frekwensi di bawah 10000, 10600 frekwesi diatas 10000

Tahap ini anda sudah bisa mencari chanel dengan melihat pada monitor anda, coba gerakkan ke kiri kanan untuk mendapatkan arah Barat/ Timur yang merupakan arah orbit satelit, dorong ke atas bawah sambil melihat pada bar kolom kualitas signal di monitor, atur sampai signal terkuat/ maksimal di dapat, sambil mengencangkan baut-baut yang ada pada pangkal antena parabola/ penahan mounting dan aktuator/ besi penyangga antena (arah Barat ke Timur), jika anda memiliki motor penggerak/ aktuator bisa langsung di pasangkan sehingga nantinya kendali untuk menaikkan dan menurunkan arah antena parabola langsung dari positioner atau bisa juga langsung dari receiver.

Atur yang benar di receiver, cari di menu untuk pilihan scan otomatic/ auto scan/ cari buta, tunggu sampai semua chanel muncul kemudian tekan OK untuk save/ simpan. Disini anda sudah bisa menikmati gratis chanel Free To Air.


Dari segi teknis langkah-langkah diatas berlaku juga buat pasang LNB KU Band hanya perbedaan dudukan LNB dan arah konektor yang berbeda. Untuk LNB KU Band arah konektor menghadap Utara, tapi ada juga yang harus menghadap arah lain konektornya, contohnya untuk pointing ke satelit Optus Australia.


Untuk memaksimalkan signal frekwensi chanel dengan polarisation H (Horisontal) aturannya naik atau turunkan LNB, jarak antara antena parabola ke LNB umumnya di kisaran angka 36, 38 untuk ukuran antena parabola 6/ 8 feet, dish ram/ jaring 9/ 10 feet atur di angka LNB 38, 42, tinggal disesuaikan dengan memaksimalkan signal yang bisa di kunci dengan sempurna (fungsi angka - angka di LNB itu untuk menentukan jarak ketepatan antara dasar/ fokus antena parabola dengan dudukan LNB sehingga menghasilkan kwalitas maksimal signal penangkapannya).

Untuk memaksimalkan signal frekwensi chanel dengan polarisation V (Vertikal) atur sambil diputar arahnya ke kiri atau ke kanan LNB tanpa merubah angka jarak antara antena parabola ke LNB.

Tidak ada komentar: